Apa yang sedang kamu perjuangkan diam-diam?
Nggak semua perjuangan bisa dilihat orang lain.
Ada yang setiap hari terlihat baik-baik saja, tetap kuliah, bekerja, bercanda, dan tersenyum. Padahal di balik itu, mereka sedang berjuang menghadapi banyak hal yang nggak diketahui siapa pun.
Mungkin kamu sedang berusaha bangkit dari kegagalan, memperbaiki kondisi keuangan, mencari pekerjaan, menyelesaikan kuliah, menjaga kesehatan mental, berdamai dengan masa lalu, atau sekadar berusaha bertahan menjalani hari.
Apa pun perjuanganmu, kamu nggak harus menghadapinya sendirian.
Kalau ada sesuatu yang sedang kamu perjuangkan diam-diam dan ingin kamu ceritakan, ruang ini terbuka untukmu.
Kalau masih bingung harus mulai dari mana, beberapa pertanyaan berikut mungkin bisa membantu.
-
Apa yang sedang kamu perjuangkan saat ini?
-
Sejak kapan kamu mulai menjalaninya?
-
Kenapa kamu memilih menyimpannya sendiri?
-
Apa bagian yang paling berat dari perjuangan itu?
-
Apa yang membuatmu tetap bertahan sampai hari ini?
-
Pernahkah ada momen ketika kamu hampir menyerah?
-
Saat ini, dukungan seperti apa yang paling kamu butuhkan atau harapkan?
Kamu nggak harus menjawab semua pertanyaan di atas. Anggap saja itu sebagai panduan supaya lebih mudah memulai cerita.
Nggak perlu memikirkan apakah tulisanmu sudah rapi atau belum. Tulis saja seperti sedang bercerita kepada seorang teman yang benar-benar ingin memahami keadaanmu.
Siapa tahu, setelah membaca ceritamu, ada seseorang yang pernah melalui perjuangan yang sama dan bisa mengingatkanmu kalau kamu nggak sendirian. Atau mungkin, justru ceritamu yang nanti menjadi alasan orang lain untuk tetap bertahan.
Dia dan seisinya biarkan aku dan tuhan saja yang tau
Ada sesuatu yang sedang aku perjuangkan, hingga aku tak tahu sudah berapa banyak putih yang kunodai dengan tintaku.
Orang-orang berkata jika kau mengusahakannya dengan sekuat tenaga, maka mereka akan menjadi milikmu.
Atas kehendak siapa?
Aku dan rasa insecureku sering kali memblokir apa yang aku inginkan. Karena apa? Karena aku selalu melihat kaca orang lain, ketika mereka tak berusaha bahkan memberi separuh effort atas apa yang mereka inginkan tetapi mereka mendapatkannya dengan mudah.
Sedangkan aku, kulakukan semua yang kubisa sampai aku merasa semua sia-sia ... dan aku hanya mendapat proses dari apa yang aku lakukan.
Namun, perjuangan tetaplah perjuangan.
Dari setiap apa yang aku usahakan, ada banyak lembaran kisah yang aku rekam dengan baik dan kujadikan pedoman bahwa hidup memang seperti itu.
Ada kalanya kita tetap berproses tanpa melihat hasil nyata, ada pula kita langsung melihat keinginan di depan mata tanpa diminta.
Semua atas kehendakNya.
Maka dari itu, sebaik-baiknya manusia, merekalah yang terus berusaha.
화이팅!